KARAKTERISTIK PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI KOTA PALEMBANG TAHUN 2020

  • Sari Wahyuni
  • Siti Hindun Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Elga Mardani Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Desy Setiawati Poltekkes Kemenkes Palembang

Abstract

 Abstract


Short-term contraceptives still dominate the use of contraceptives in Indonesia. Short-term contraception can lead to a high rate of discontinuation of family planning. The results of the 2011 mini-survey using the Long-Term Method of Contraception (MKJP) are still relatively low. Based on data, MKPJ coverage in Indonesia in 2018 was only 17.8%, in South Sumatra 15.76%, in Palembang 11.6%. Predisposing factors can affect the use of MKJP, including age, education level, occupation, and a number of children. This study aims to determine the characteristics of the selection of MKJP on family planning acceptors. This research is a descriptive observational study conducted at Independent Practice Midwives and Maternity Homes in Palembang City from December 2019 to March 2020. The sample in this study amounted to 40 respondents. The tools in this study were in the form of a questionnaire on the characteristics of the respondents, as well as a KB Participant Status Card (K/IV/KB) form to see the methods and types of contraceptives chosen by the respondents. The data analysis that will be carried out is univariate data analysis. Result: Characteristics of family planning acceptors obtained the majority of 72.5% mothers aged 20-35 years, 42.5% high school/high school education, 52.5% working and the majority of children two children as much as 57.5%. In the selection of contraception, 29 mothers (72.5%) did not choose MKJP or continued to use non-MKJP contraception, and only five mothers (12.5%) chose and used/installed MKJP.


 


Keywords: Characteristics, family planning, MKJP


 


Abstrak


 


Penggunaan alat kontrasepsi di Indonesia masih didominasi alat kontrasepsi jangka pendek. Kontrasepsi jangka pendek dapat mengakibatkan angka putus pakai KB cukup tinggi. Hasil mini survei 2011 penggunaan Metode Kontasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang relatif masih rendah. Berdasarkan data cakupan MKPJ di Indonesia tahun 2018 hanya 17,8%, di Sumatera Selatan 15,76%, di Palembang 11,6%. Faktor presdisposisi dapat mempengaruhi penggunaan MKJP diantaranya umur, tingkat pendidikan, pekerjaan serta jumlah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pemilihan MKJP pada akseptor KB. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang dilaksanakan di Bidan Praktik Mandiri dan Rumah Bersalin Kota Palembang pada bulan Desember 2019 sampai dengan Maret 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 responden. Alat pada penelitian ini berupa lembar kuesioner karakteristik responden, serta formulir Kartu Status Peserta KB (K/IV/KB) untuk melihat metode dan jenis alat kontrasepsi yang dipilih oleh responden. Analis data yang akan dilakukan adalah analisis data univariat. Hasil : Karakteristik akseptor KB  didapatkan  mayoritas 72,5% ibu berumur 20-35 tahun, 42,5% berpendidikan SMA/SLTA, 52,5% bekerja dan mayoritas jumlah anak ≤ 2 anak sebanyak 57,5%. Pada pemilihan kontrasepsi didapatkan 29 ibu (72,5%) yang tidak memilih MKJP atau tetap menggunakan kontrasepsi non MKJP dan hanya 5 ibu (12,5%) yang memilih dan menggunakan/memasang MKJP.


 


Kata Kunci : Karakteristik, keluarga Berencana, MKJP

Published
Nov 30, 2021
How to Cite
WAHYUNI, Sari et al. KARAKTERISTIK PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI KOTA PALEMBANG TAHUN 2020. MMJ (Mahakam Midwifery Journal), [S.l.], v. 6, n. 2, p. 58-68, nov. 2021. ISSN 2548-5229. Available at: <http://ejournalbidan.poltekkes-kaltim.ac.id/ojs/index.php/midwifery/article/view/170>. Date accessed: 19 jan. 2022. doi: http://dx.doi.org/10.35963/mmj.v6i2.170.